Menjadi
seorang beauty blogger itu tidak
mudah. Bagaimana mereka harus tetap memberikan konten yang menarik agar pembaca
tetap setia dan tidak bosan. Selain itu, kreatifitas juga sangat diperlukan
mengingat saat ini apabila hanya mengunggulkan cantik saja dirasa kurang. Yang
menarik saat ini justru bagaimana pembaca tersebut bisa terinspirasi atau
mendapatkan ilmu dari postingan tersebut. Namun, menjadi seorang beauty blogger
juga bisa mendapat banyak keuntungan. Selain karena dari awal sudah senang
menulis sehingga hobi bisa tersalurkan dengan positif, bisa juga mendapat
endorse dari suatu produk atau online shop yang menawarkan kerjasama. Menjadi
seorang beauty blogger juga secara
tidak langsung mengajarkan untuk tetap terarah dan ter-planning. Karena harus tetap rajin posting dan tidak membiarkan
blog vakum untuk waktu yang lama. Terinspirasi itu perlu, namun yang terpenting
bagaimana terinspirasi berubah hingga bisa menginspirasi orang lain. Menjadi
seorang beauty blogger harus tetap melihat
karya orang lain. Artinya, memiliki gambaran akan konten apa yang akan dibuat,
apa saja yang sedang trending dan
bagaimana menarik minat pembaca. Dengan kata lain harus ada panutan yang harus
bisa kamu dapatkan dan goals yang
kamu tuju adalah seperti orang yang kamu inspirasikan.. Tentunya semakin tinggi
pohon, semakin kencang pula angin yang menerpa. Banyak orang yang sengaja
memberi hate comment untuk bertujuan
untuk menjatuhkan padahal, dibalik komen jahat ada banyak hal yang justru
membangun dan menjadikan diri lebih baik. Namun juga harus selalu diingat bahwa
sebagai seorang public figur itu juga
harus memiliki attitude yang baik
pula karena berhadapan dengan banyak orang. Tidak bisa serta merta menjadi beauty blogger malah menjatuhkan beauty blogger lain dan bersikap sesuka
hatinya. Dan yang terpenting tetap memposisikan diri menjadi seorang pembaca
apakah postingan tersebut menarik dan layak untuk dibaca.
MENGKONFIRMASI DAN DISKONFIRMASI IKLIM Martin Buber percaya bahwa kita sebagai manusia perlu akan adanya konfirmasi untuk menjadi sehat dan tumbuh. Maka kegunaan dari konfirmasi itu sendiri merasa dikenal dan divalidasi sebagai individu. Dalam wawasan Buber bahwa konfirmasi adalah fondasi penting untuk bermakna dan memiliki hubungan yang dekat. A. TINGKAT KONFIRMASI & DISKONFIRMASI Konfirmasi pengakuan dapat merasakan, berpikir, atau mengatakan. Nonverbal, kita mengakui orang lain dengan menganggukkan kepala kita atau dengan membuat kontak mata untuk menunjukkan kita mendengarkan, pengakuan lisan merupakan respon langsung ke komunikasi orang lain. Arti dari Diskonfirmasi itu sendiri tidak merupakan apa yang telah disepakatin antara kedua belah pihak antara perbedaan pendapat menjadi produktif dan sehat, dan mereka menyiratkan bahwa orang-orang yang cukup peduli satu sama lain untuk memperdebatkan. Level dari tingkat konfirmasi dan diskonfirmasi : a. ...
Komentar
Posting Komentar