Entah harus bagaimana lagi aku mengartikan
perasaanku. Mengartikan perasaan yang begitu menggebu hingga memuncak tak dapat
kukendalikan. Perasaan
kacau kala aku tak melihat tatapan matamu. Perasaan hilang tanpa ada yang dapat
menggantikannya.Entah harus bagaimana lagi aku menghapus semua sesal di dada.
Rasa sesal kala itu. Kala aku masih bisa menyentuhmu, memelukmu namun aku harus
meninggalkanmu dengan segala keegoisanku. Entah
harus bagaimana lagi aku menerima semua ini. Aku takkan pernah mengulang
kenangan yang sama seperti dulu. Jikapun kau bisa kembali, takkan pernah ada
rasa dan kasih sayang yang sama seperti dulu. Sungguh, aku sangat menyesalkan
kenangan kita. Entah
harus bagaimana lagi aku berdoa dalam kesunyianku. Kegelapan ini mengajarkanku
untuk selalu berusaha. Berusaha kuat tanpa adanya dirimu disisiku lagi. Entah harus bagaimana
lagi aku bertahan. Bertahan dalam tangisan yang begitu menusuk hati. Cemburu,
marah, rindu ini begitu menggebu dan mendesak kala aku mengingatmu. Saat aku
ingat bahwa hanya dirimu yang ada untukku selamanya. Namun keadaan tak
mendukung itu semua. Ya, semua itu ulahku.
Karena egoisku yang begitu ku munculkan dalam kisah percintaan kita. Aku tahu
bagaimana rasa nya tak tahan dengan perilaku yang begitu memuakkan selama ini.
Maafkan aku, sungguh aku begitu menyesal. Andai waktu dapat diputar kembali…….
MENGKONFIRMASI DAN DISKONFIRMASI IKLIM Martin Buber percaya bahwa kita sebagai manusia perlu akan adanya konfirmasi untuk menjadi sehat dan tumbuh. Maka kegunaan dari konfirmasi itu sendiri merasa dikenal dan divalidasi sebagai individu. Dalam wawasan Buber bahwa konfirmasi adalah fondasi penting untuk bermakna dan memiliki hubungan yang dekat. A. TINGKAT KONFIRMASI & DISKONFIRMASI Konfirmasi pengakuan dapat merasakan, berpikir, atau mengatakan. Nonverbal, kita mengakui orang lain dengan menganggukkan kepala kita atau dengan membuat kontak mata untuk menunjukkan kita mendengarkan, pengakuan lisan merupakan respon langsung ke komunikasi orang lain. Arti dari Diskonfirmasi itu sendiri tidak merupakan apa yang telah disepakatin antara kedua belah pihak antara perbedaan pendapat menjadi produktif dan sehat, dan mereka menyiratkan bahwa orang-orang yang cukup peduli satu sama lain untuk memperdebatkan. Level dari tingkat konfirmasi dan diskonfirmasi : a. ...
Komentar
Posting Komentar