Langsung ke konten utama

Entah


Entah harus bagaimana lagi aku mengartikan perasaanku. Mengartikan perasaan yang begitu menggebu hingga memuncak tak dapat kukendalikan. Perasaan kacau kala aku tak melihat tatapan matamu. Perasaan hilang tanpa ada yang dapat menggantikannya.Entah harus bagaimana lagi aku menghapus semua sesal di dada. Rasa sesal kala itu. Kala aku masih bisa menyentuhmu, memelukmu namun aku harus meninggalkanmu dengan segala keegoisanku.  Entah harus bagaimana lagi aku menerima semua ini. Aku takkan pernah mengulang kenangan yang sama seperti dulu. Jikapun kau bisa kembali, takkan pernah ada rasa dan kasih sayang yang sama seperti dulu. Sungguh, aku sangat menyesalkan kenangan kita. Entah harus bagaimana lagi aku berdoa dalam kesunyianku. Kegelapan ini mengajarkanku untuk selalu berusaha. Berusaha kuat tanpa adanya dirimu disisiku lagi. Entah harus bagaimana lagi aku bertahan. Bertahan dalam tangisan yang begitu menusuk hati. Cemburu, marah, rindu ini begitu menggebu dan mendesak kala aku mengingatmu. Saat aku ingat bahwa hanya dirimu yang ada untukku selamanya. Namun keadaan tak mendukung itu semua.  Ya, semua itu ulahku. Karena egoisku yang begitu ku munculkan dalam kisah percintaan kita. Aku tahu bagaimana rasa nya tak tahan dengan perilaku yang begitu memuakkan selama ini. Maafkan aku, sungguh aku begitu menyesal. Andai waktu dapat diputar kembali…….

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayatan Kebahagiaan

                             Karya Jihan Pasha Lelehan tangis makna mulai turun Bercampur, antara kesedihan atau kebahagiaan Akan kutimang seorang bidadari Titipan Tuhan yang membuatku bimbang           Merangkai kata kuhaturkan kepada malaikat           Menembus awan, menabrak karang           Kujejali sampah pada masa depanku           Seperti itulah hidupku Hidup yang tak pernah adil Tak pernah berpihak kepadaku Suatu anugrah yang merupakan kepiluan Yang tak akan ku cerna semua ini           Kuakui, aku hanya pemulung termuda di desa           Aku ha...

IKLIM KOMUNIKASI: DASAR DARI HUBUNGAN PRIBADI (2)

MENGKONFIRMASI DAN DISKONFIRMASI IKLIM Martin Buber percaya bahwa kita sebagai manusia perlu akan adanya konfirmasi untuk menjadi sehat dan tumbuh. Maka kegunaan dari konfirmasi itu sendiri merasa dikenal dan divalidasi sebagai individu. Dalam wawasan Buber bahwa konfirmasi adalah fondasi penting untuk bermakna dan memiliki hubungan yang dekat. A.    TINGKAT KONFIRMASI & DISKONFIRMASI Konfirmasi pengakuan dapat merasakan, berpikir, atau mengatakan. Nonverbal, kita mengakui orang lain dengan menganggukkan kepala kita atau dengan membuat kontak mata untuk menunjukkan kita mendengarkan, pengakuan lisan merupakan respon langsung ke komunikasi orang lain. Arti dari Diskonfirmasi itu sendiri tidak merupakan apa yang telah disepakatin antara kedua belah pihak antara perbedaan pendapat menjadi produktif dan sehat, dan mereka menyiratkan bahwa orang-orang yang cukup peduli satu sama lain untuk memperdebatkan. Level dari tingkat konfirmasi dan diskonfirmasi : a.  ...

IKLIM KOMUNIKASI: DASAR DARI HUBUNGAN PRIBADI (1)

Iklim komunikasi adalah perasaan keseluruhan atau suasana hati emosional diantara orang-orang, yang meliputi hangat atau dingin, aman atau cemas, menerima atau menolak, terbuka atau dijaga, hal tersebut terbentuk oleh interaksi verbal dan nonverbal antara orang-orang.   Ada empat faktor yang sangat penting untuk membangun dan mempertahankan hubungan memuaskan adalah: investasi, komitmen, kepercayaan, dan kenyamanan dengan dialektika relasional. A.    INVESTASI Investasi adalah apa yang kita masukkan ke dalam hubungan yang tidak bisa kita kembalikan jika hubungan itu akan berakhir. Dalam berinvestasi, maka yang kita harapkan adalah sebuah keutungan. Untuk menuai keuntungan, kita harus tetap menjaga hubungan tersebut. Untuk saling menguntungkan, dibutuhkan investasi yang setara. Kita dapat memberikan investasi untuk pasangan kita dan mendapatkan balasan untuk tercipta hubungan yang saling menguntungkan B.    KOMITMEN Komitmen adalah keputusan u...